Mengenal Macam Lampu LED, Lebih Hemat Listrik

Saturday, October 27th, 2012 - Motor News
Advertisement
advertisement
Light-Emitting Diode atau yang akrab disebut LED tak hanya sekadar part penerang yang mampu memancarkan kilau cahaya. Terutama, ketika dilihat di tempat gelap atau malam hari. Tetapi, hadirnya LED ini memang ada tujuan. Yaitu, karena daya yang dibutuhkan memang lebih kecil ketimbang bohlam biasa. Bahkan, bohlam sein.
Perhitungannya, 10 lampu LED sama dengan 1 bohlam sein yang ukuran 5 watt. “Tapi, terangnya, jelas lebih terang pancaran LED,” ujar Wira Sentosa dari SACS Speedglow di Jl. Pondok Gede Raya No. 24, Jakarta Timur.

Begitunya lampu LED terus berkembang! Artinya, tak sekadar LED biasa yang bentuknya mirip tauge alias toge. Iya, ada pentul di sisi atas. Kalau yang itu, bisa disebut LED konvensional.

Karena untuk pemakaiannya pun, lampu ini butuh semacam alat khusus. Yaitu, IC. Banyak yang bilang, IC tompel. Karena bentuknya yang menyerupai tompel. He.. he.. he…

Nah, sekarang perkembangan LED di era 2000-an sudah mencapai tipe superflux. “Daya yang dimiliki, sama dengan LED biasa, tetapi hanya ampere saja yang berbeda. Sekitar 25 ampere,” timpal Wira.

Menariknya, superflux tak seperti LED konvensional. Jika di tipe biasa memiliki dua kaki, maka superflux punya empat kaki. Dan, meski memiliki warna bening tapi warna yang dihasilkan bisa berbeda-beda. Bentuknya pun tetap bisa dibuat rangkaian dan tentu lebih simpel. Bahkan, termasuk buat lampu rem atau lampu sein.

Selesai dengan superflux, sekarang ini produsen lampu juga mulai membuat LED lebih canggih. Yaitu dengan menghadirkan Luxeon. “Sebenarnya ada juga selain Luxeon. Yaitu, Cree LED. Keduanya pun memiliki kesamaan dan saling bersaing,” beber Arthur Wullur dari Violeta Rumble Team  Modified (VRT) di Pondok Ranji, Ciputat, Tangerang.

Menurut Arthur, pendaran cahaya alias lumens yang dihasilkan berbeda dengan LED biasa. “Dari 10 watt bohlam biasa setara dengan 1 watt Cree atau Luxeon,” beber Arthur sembari bilang daya yang dimiliki Luxeon dan Cree beragam. Mulai dari 0,5 watt hingga 25 watt.  (motorplus-online.com)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Tags:

lampu led kecil, Lampu led sepeda motor, merakit lampu led, lampu led mio, jenis lampu led luxeon 5 watt, membuat lampu led untuk lampu depan motor, skema headlamp led motor, rangkaian led untuk headlamp motor, lampu motor LED, rangkaian head lamp led motor, lampu led watt kecil untuk lampu rem dan sein motor, merakit lampu motor led, bohlam motor led, macam2 led motor, lampu depan motor led, rangkaian lampu led 5watt, rangkaian lampu cree, membuat lampu rem led, rangkaian headlamp led motor, membuat lampu rem led sendiri untuk motor, membuat rangkaian led untuk lampu depan utama motor, merakit lampu led luxeon buat motor, rangkaian cree pada motor, rakit LED#, membuat sendiri lampu megapro dengan lampu led, rakit LED, membuat sendiri rangkaian led untuk lampu depan motor, merakit lampu led 5 watt untuk motor, merakit sendiri led cree 10 watt, modif klakson angin, Rangkaian lampu led luxeon, rangkaian lampu led untuk rem motor, skema lampu cree pd sepeda motor, skema lampu depan led cree sepeda motor, skema lampu depan motor dengan led, skema lampu led tuk lampu depan mtor, skema lampu sein mio, skema lampu utama led untuk motor gede, skema led cree, skema led lampu depan motor, skema rangkaian led untuk motor, skema lampu cree, rangkaian lampu led untuk lampu utama sepeda motor, Rangkain led buat headlamp motor, skema lampu stop motor, rangkaian lampu motor led yag terang, rangkaian lampu stop led motor, Rangkaian led 5 watt untuk motor, rangkaian led buat lampu sein motor, rangkaian led cree

Pictures gallery of Mengenal Macam Lampu LED, Lebih Hemat Listrik

  • 20122410_hematlistrik_1
  • 20122410_hematlistrik_2
advertisement
Mengenal Macam Lampu LED, Lebih Hemat Listrik | admin | 4.5