Pasang Koil Aftermarket, Performa Umur Panjang

Saturday, November 17th, 2012 - Car News
Advertisement
advertisement

Siapapun paham kalau komponen atau suku cadang di mobil memiliki masa pakai. Terlebih untuk besutan dream car back to 90s yang notabene sudah berusia belasan tahun.

Beberapa di antaranya adalah komponen pengapian seperti koil. Banyak mobil terpaksa ngadat lantaran koil yang lemah atau mati sama sekali. Sebagai substitusi, tak jarang yang menggantinya dengan koil aftermarket berembel-embel racing.

Perlu dipahami, koil aftermarket tadi cukup banyak diandalkan dengan maskud memaksimalkan sistem pengapian agar tercapai proses pembakaran ideal. Hanya saja, pemasangan tak jarang yang asal-asalan.

Instalasi kabel atau penempatan koil sebenarnya memerlukan perhatian khusus. Kabel sambungan atau posisi koil dekat sumber panas akan memperngaruhi kinerja dalam menghasilkan spark, papar David Ahie dari Top Speed Motor di bilangan Kebon Jeruk.

Koil aftermarket yang begitu beragam (Gbr.1) juga menuntut pengetahuan yang mendalam sebelum melakukan instalasi. Koil botol dengan pendingin oli atau koil kering jelas berbeda dalam penanganan agar usia pakai bisa panjang.

Paling penting, agar koil bisa bekerja maksimal dalam menghasilkan api di ruang pembakaran. Perhatikan beberapa cara yang kerap dilakukan tuner-tuner gaek di Tanah Air.

Posisi koil harus aman dari sumber panas yang berlebihan seperti header atau radiator (Gbr.2). Usahakan koil mendapat pendinginan tambahan yang berasal dari kipas radiator atau dekat dengan lubang ventilasi udara di ruang mesin.

Bila posisi koil tidak sama dengan lokasi koil bawaan pabrik, berarti kabel instalasi pun ikut berubah. Gunakan kabel AWG berkualitas sama atau lebih baik. Setiap sambungan sebaiknya disolder dengan timah panas agar sambungan tidak ada hambatan, papar Ahie (Gbr.3).

Termasuk dalam paket pemasangan adalah kabel dari koil ke distributor yang menuntut dimensi lebih panjang karena posisi koil yang berubah (Gbr.4). Beli kabel koil yang memiliki kualitas bagus dan tahan panas, tutur pria yang lagi bangun Corolla DX bermesin turbo ini. (mobil.otomotifnet.com)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Tags:

koil racing mobil, harga koil suzuki carry, harga koil katana, harga koil suzuki katana, harga koil racing mobil, koil suzuki katana, harga koil jimny, harga koil mobil suzuki katana, cara pasang koil racing mobil, harga koil mobil yang bagus, harga koil mobil carry, modifikasi koil mobil, koil untuk jimny, harga koil mobil suzuki, cara meningkatkan performa mesin jimny, koil mobil carry, koil katana, cara pasang koil mobil, jual koil racing mobil, pendingin koil mobil katana, pembakaran pada mobil carry, pemasangan koil racing yg benar, pemasangan koil racing, harga coil carry, koil mobil buat motor, cara memaksimalkan pengapian mobil, upgrade mesin suzuki katana, cara pemasangan coil katana yang benar, koil mobil untuk motor, upgrade peforma coil mobil, cara modifikasi coil mobil, spek koil mobil, harga koil carry, kabel koil mobil, coil kering buat jimny katana, oprek mesin carry, jual koil racing untuk mobil, harga koil mobil, meningkatkan performa mesin suzuki jimny, koil mobil suzuki katana, meningkatkan performa katana, meningkatkan peforma mesin jimny, meningkatkan performa koil, koil paling bagus untuk jimny, letak kabel coil pada mobil suzuki carry, mengapa koil mobil katana panas, koil yang cocok di mobil jimny, koil yang cocok untuk jimny, komponen mobil racing, koil racing mobil suzuki katana

Pictures gallery of Pasang Koil Aftermarket, Performa Umur Panjang

  • 20121108_pasangkoil_1
advertisement
Pasang Koil Aftermarket, Performa Umur Panjang | admin | 4.5