Suzuki Jimny Sierra SJ-410 1984, Dapat Trofi Karena Rapi

Thursday, November 22nd, 2012 - Modifikasi Mobil
Advertisement
advertisement

Membuat ‘kendaraan tempur’ untuk aplikasi trek tanah becek atau berlumpur kadang tak semudah membalik telapak tangan. Apalagi kalau konsep pembuatannya juga menyertakan nilai estetika dan kerapian selain dari fungsi utilitas yang tinggi.

Hal ini dialami sendiri oleh Bambang Gde Yuna Artha saat dihadapkan dengan Suzuki Jimny Sierra keluaran 1984. Maunya bisa dipakai off-road tetapi harus rapi dan sedap dipandang, cetusnya seusai Accelera Auto Contest beberapa waktu lalu di Bali.

Mewujudkan konsep besutan off-road yang andal namun layak untuk ikut kontes atau pameran ini, membuatnya memutar otak sampai-sampai bengkel jip 2 Brother di Denpasar ikutan puyeng. Makanya membangun jip mungil ini tak bisa dibilang sebentar, kenang Yuna, panggilan akrabnya.

Pertama kali adalah merapikan bodi dan sasis yang menjadi tumpuan utama selama melibas lintasan tanah dan lumpur. Keropos yang lumayan banyak, dibabat dengan pelat galvanized 1 mm dan kemudian dicat ulang dengan sistem oven.

Untuk proses pengerjaan bodi dan sasis saja sudah memakan waktu hingga 2 bulan karena sasis pun ikut dikerok total untuk kemudian dilabur dengan cat hitam dof. Sementara untuk kelir bodi, Yuna prefer warna terang yang kalem sehingga warna putih susu menjadi pilihan.

Lantaran basic bodi terlahir dengan atap semi permanen alias removable hardtop khas Sierra, Yuna pun tak mau lagi memakai atap fiberglas bawaan mobil. Termasuk sepasang pintu, juga diganti versi custom model pintu Jeep Wrangler versi soft top alias kanvas.

Pertimbangan Yuna cukup sederhana. Agar mobil bisa lebih ringan dan menjadi lincah setelah atap dibuang dan aplikasi half door. Tak hanya itu, bumper depan dan belakang pun kini hanya mengandalkan tubing demi tercapainya power to weight ratio ideal.

Masih belum puas soal performa, Yuna sekalian mengganti mesin asli dengan milik Suzuki Vitara berkapasitas 1.600 cc. Meski jeroan masih standar, bermodal header exhaust versi custom sudah terasa banget torsi maksimal dan akselerasi yang melonjak drastis ketimbang mesin asli yang hanya 1.000 cc.

Selanjutnya adalah menggarap kaki-kaki yang mumpuni untuk off-road. Gardan asli Sierra tetap dipakai namun di-reinforced dan final ratio gear diubah menjadi 1:5,2. Meski terkesan low gear ratio, jip dengan ban Simex Extreme Trekker berukuran 32 inci ini tetap enak digeber karena transmisi ternyata sudah ganti milik Suzuki Futura 5-speed. Klop deh, gumamnya.

Sekarang tinggal beresin suspensi pakai sokbreker Pro Comp ES-9000 dan per daun custom made. Kontan Sierra terlihat makin kekar dan tongkrongannya enak dilihat. Tujuan utama menampilkan jip yang kecil-kecil cabe rawit sudah sesuai target.

Tahap selanjutnya, mendesain ulang kabin dan interior. Meski purpose utama untuk off-road, seputaran dasbor dan kabin juga harus menyesuaikan eksterior yang sudah rapi. Dasbor asli dilepas dan bikin ulang dengan plat aluminium, papar Yuna.

Meski dasbor dibuat model rata alias flat, penempatan panel indikator, tombol serta gauge ditata rapi dan simetris. Jadi tak ada kesan main tempel yang sifatnya dadakan. Semuanya dirancang agar memenuhi unsur estetika.

Termasuk penempatan pernik kabin macam jok plastik Summit, rollbar 6 titik hingga penempatan tangki bahan bakar, tool box dan ban serep ditata apik agar memudahkan driver saat off-road. Tak heran bila Yuna mendapat trofi The Best Racing Car di ajang Accelera Auto Contest di Bali lalu. (mobil.otomotifnet.com)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Tags:

atap soft top jip, jimny maniak, seputar tentang jimny, spesifikasi suzuki jimny sierra, suzuki sierra modifikasi, suzuki vitara hardtop offroad

Pictures gallery of Suzuki Jimny Sierra SJ-410 1984, Dapat Trofi Karena Rapi

advertisement
Suzuki Jimny Sierra SJ-410 1984, Dapat Trofi Karena Rapi | admin | 4.5